aku


quality:"high">

Jumat, April 13, 2012

(Cinta Ini)

Sedetik melihatmu aku langsung jatuh cinta padamu,
Dan mekarlah semua kuntum cintaku,
Menghiasi indahnya taman hatiku,
Di sebuah kedalaman rasaku,
       Pesonamu menggugah jiwa sepiku,
       Yang lama terendam pilu,
       Dan juga tangis sendu,
       Karena pengkhianatan,
Tak sadar tumbuhlah rasa dalam hatiku,
Yang kian hari kian tinggi menghiasi langitku,
Menghapus semua duka laraku,
Menciptakan senyum indahku,
       Tapi ....... kenyataan tak seindah mimpiku,
       Karena kau tercipta bukan untukku,
       Kini tinggalah aku dalam resah dan sedihku,
       Karena siksa cinta ini terus menusukku,

Sabtu, April 07, 2012

~~Ngga Tahu

Aku ngga tahu ada apa denganku, aku salah atau dia yang salah, aku ngga tahu, kenapa kau tak mengerti aku, kenapa sedikitpun kau tak merasa bersalah kenapa? Tapi aku tak menyalahkanmu karena aku ngga tahu, kau memang indah tapi aku ngga tahu arti keindahan yang aku lihat itu, yang aku tahu kau membingungkan aku dan apakah kamu ngga tahu?

Selasa, April 03, 2012

Sahabat Penaku: ~KISAHKU~

Sahabat Penaku: ~KISAHKU~: Kuingin marah Kuingin nangis Kuingin teriak Hatiku menjerit     Andai kumarah     Tak ada yang mau mendengar     Andai aku nangis    ...

~KISAHKU~

Kuingin marah
Kuingin nangis
Kuingin teriak
Hatiku menjerit
    Andai kumarah
    Tak ada yang mau mendengar
    Andai aku nangis
    Tak ada yang mau perduli
    Andai kucerita
    Tak ada yang mendengar
Biarlah ,,,
Suatu nanti, waktu yan akan menjelaskan
Biarlah
Cerita ini kusimpan sebagai memory
    Aku marah
    Aku nangis
   Aku teriak
   Hanyan aku yang tahu dan perduli lalu kumendengar

Minggu, April 01, 2012

Confusion Continues

 Jika sudah ku berharap dan belajar menerimanya kembali
    Kenapa harus ada kekecewaan.
 Mungkin kuharus belajar kembali bagaimana itu sabar & ikhlas
    Ada yang telah berubah pada dirinya
 Dan ini bukan untuk yang pertama
    Membuatku bingung harus bagaimana seharusnya kulakukan
 Kacau fikirku sekarang tentangmu, tentang kita dan tentang yang lain
    Aku rasa mungkin kau & aku tak seharusnya bersama
 Dan sempat aku berfikir untuk mengakhiri semua antara kau & aku
    Namun aku tidak tahu caranya bagaimana?
 Kutak pernah punya nyali untuk lakukan itu
    Apakah kau tahu?
 Aku takut buat orang terluka
    Cukup saja aku yang terluka, namun mereka bilang aku yang membuat luka
 Tak seharusnya ku seperti ini
    Dan tak semestinya kuberharap lebih
 Harusnya aku sadar diri dari dulu khayalanku terlalu tinggi
    Hingga sa'at jatuh sakitnya minta ampun.
 Jika memang kau tak punya rasa kepadaku
    Kuingin kau jujur jangan membuatku bingung dan terlalu mengharapkanmu

Bingung

    Kau membuatku bingung,
 sebenarnya apa yang kau rasa dan punya rasa apa terhadapku,
 seakan ku tak percaya denganmu karena kau membuatku bingung,
mungkinkah kau mempermainkanku?
Kenapa aku berfikir seperti itu aku sendiri tidak  tahu kenapa.
 Yang aku rasa sa'at ini adalah ternyata aku sayang sama kamu dan ingin memiliki semua tentangmu namun kini seakan kau mempermainkan aku,
aku merasa kau hanya lakukan selama ini untuk bisa atau tidak menaklukan hatiku,
 jujur sudah lama aku tak rasakan perasaan seperti ini terhadap seseorang.
Jika harus memang aku terima kenytaan yang buruk darimu mungkin memang belum sa'atnya aku menemukan seseorang yang mau menerima keadaanku,
tapi aku ucapkan terimkasih karena kau telah merubah cara pandangku tentang arti hidup,....

Rabu, Maret 14, 2012

Hingga Terluka

 "Mema'afkan" adalah melupakan kesalahan orang lain, namun pertanyaannya adalah apakah kita benar-benar bisa melupakannya?. Menurut saya tidak, namun saya ngga mau membahas itu aku hanya ingin berbagi cerita tentang bagaimana kalau kita menerima ma'af dari orang lain atau apakah kita bisa meminta ma'af dan  mema'afkan....ma'af sering sekali kita mendengar, membaca, mengucap kata itu, dengan begitu hidup terasa damai.
  ~Bersalah itu manusiawi dan mema'afkan itu ilahi, kalau kita mau mema'afkan dengan tuntas, pertama-tama kita mengubah cara pandang kita akan manusia : "Jika semua orang sekitar kita, termasuk orang terdekat adalah berdosa, maka selalu ada kemungkinan dia melukai kita, selalu ada saja kemungkinan orang lain berbuat salah kepada kita, sebaliknya kitapun bisa melukai orang lain . Dengan begitu semua orang butuh ma'af
   ~   Bahwa orang yang melukai kita justru menyadarkan kita bahwa kita adalah makhluk yang penuh salah  yang bisa marah, kecewa, sakit hati. Tanpa mereka menyakiti kita mungkin kita akan sombong dan merasa paling baik ....